Program Studi Teknik Lingkungan

Teknik Lingkungan merupakan suatu bidang ilmu yang bertujuan untuk melakukan pengelolaan dan perlindungan terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat melalui pendekatan rekayasa.

Program Studi Teknik Lingkungan (S1) yang berada di bawah Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) USTJ merupakan yang pertama dan satu—satunya di Tanah Papua yang didirikan sejak tahun 1999 dan telah Terakreditasi “B” oleh BAN-PT (SK No : 2643/SK/BAN-PT/Akred/S/V/2021).

Visi

Visi Prodi :

Menjadi program studi unggulan dalam pengembangan dan penerapan teknologi dan rekayasa lingkungan secara berkelanjutan yang berakar pada kearifan lokal, untuk mendukung pembangunan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Papua.

Pilar Utama dalam Visi :

Rekayasa Lingkungan Berkelanjutan. Program studi berfokus pada solusi teknik yang ramah lingkungan untuk pengelolaan air bersih, sanitasi, limbah, kualitas udara, dan mitigasi bencana. Penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan menjadi dasar dalam setiap inovasi teknologi.

Kontekstualisasi Lokal Papua. Penerapan kearifan lokal dijadikan sebagai kekuatan utama dalam perencanaan dan pengelolaan lingkungan. Nilai-nilai tradisional, praktik adat, dan pengetahuan lokal menjadi sumber inspirasi dalam pengembangan teknologi yang sesuai dengan kondisi sosial dan geografis Papua.

Pemberdayaan Wilayah 3T. Program studi memiliki orientasi kuat dalam menjawab kebutuhan daerah 3T dengan mencetak lulusan yang mampu merancang dan menerapkan teknologi tepat guna yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Pusat Inovasi dan Kolaborasi. Sebagai pusat inovasi teknologi lingkungan, program studi ini berperan aktif dalam penelitian, pengembangan, dan diseminasi teknologi yang dapat diimplementasikan langsung oleh masyarakat maupun pemerintah daerah, melalui pendekatan partisipatif dan transdisipliner.

Dengan visi ini, Program Studi Teknik Lingkungan diarahkan menjadi kekuatan strategis dalam pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas tinggi, tetapi juga agen perubahan yang mampu memajukan pembangunan lingkungan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan di Papua.

Misi

Program Studi Teknik Lingkungan berkomitmen untuk:
  1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualita di bidang Teknik Lingkungan yang berlandaskan pada prinsip pembangunan berkelanjutan serta menjawab kebutuhan dan tantangan spesifik wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) Papua.
  2. Mengembangkan riset dan inovasi teknologi tepat guna yang berfokus pada pengelolaan lingkungan, air bersih, sanitasi, limbah, serta mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim, dengan pendekatan berbasis kearifan lokal.
  3. Mendorong penerapan nilai-nilai budaya dan praktik tradisional Papua dalam rekayasa lingkungan untuk menciptakan solusi yang kontekstual, inklusif, dan berkelanjutan.
  4. Menjalin kolaborasi aktif dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, komunitas adat, LSM, dan sektor swasta dalam rangka penguatan kapasitas lingkungan hidup wilayah 3T secara partisipatif.
  5. Menyiapkan lulusan yang profesional, berintegritas, dan adaptif, yang mampu menjawab tantangan lingkungan masa kini dan masa depan, serta memiliki semangat kewirausahaan untuk menciptakan solusi inovatif berbasis potensi lokal.

Misi ini mencerminkan komitmen Program Studi Teknik Lingkungan untuk mengembangkan keilmuan dan praktik keteknikan yang mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat Papua, khususnya dalam konteks pembangunan berkelanjutan dan tantangan lingkungan di wilayah 3T. Pendekatan yang digunakan mengintegrasikan sains, teknologi, sosial-budaya, serta kearifan lokal sebagai dasar untuk mewujudkan tata kelola lingkungan yang inklusif dan kontekstual.

Tujuan

Untuk mewujudkan misi tersebut, Program Studi Teknik Lingkungan menetapkan tujuan strategis sebagai berikut:
  1. Meningkatkan kualitas pendidikan Teknik Lingkungan yang responsif terhadap tantangan pembangunan berkelanjutan di wilayah 3T, dengan menekankan aspek rekayasa lingkungan yang relevan secara lokal.
  2. Menghasilkan riset unggulan dan teknologi tepat guna di bidang pengelolaan air, limbah, pencemaran, dan mitigasi bencana lingkungan yang sesuai dengan karakteristik alam Papua.
  3. Mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan praktik tradisional dalam kurikulum dan kegiatan akademik untuk memperkuat keberterimaan sosial atas solusi rekayasa lingkungan.
  4. Memperkuat kerja sama dengan pemangku kepentingan dalam rangka pengembangan kapasitas masyarakat dan pemanfaatan hasil riset lingkungan untuk perbaikan kualitas hidup.
  5. Mencetak lulusan Teknik Lingkungan yang unggul, adaptif, dan memiliki kemampuan inovatif dalam memecahkan persoalan lingkungan melalui pendekatan lintas disiplin dan berorientasi pada pemberdayaan lokal.

Tujuan ini menunjukkan arah jangka panjang dari pengembangan Program Studi Teknik Lingkungan, yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada peran strategis dalam pengembangan teknologi lingkungan yang kontekstual. Fokus utama diarahkan pada pengembangan kapasitas lokal dan kontribusi terhadap peningkatan ketahanan ekologis dan sosial masyarakat Papua.

Sasaran

1. Sasaran Pendidikan Berkualitas dan Kontekstual:
  • Terselenggaranya kurikulum berbasis OBE (Outcome-Based Education) yang mengintegrasikan isu lingkungan khas Papua dan prinsip pembangunan berkelanjutan.
  • Peningkatan kualitas pembelajaran melalui metode PBL (Project-Based Learning) dan teknologi digital.
  • Tercapainya akreditasi program studi yang menunjukkan mutu akademik nasional.
  • Penguatan kompetensi dosen melalui pelatihan, sertifikasi, dan studi lanjut.
2. Sasaran Riset dan Inovasi:
  • Meningkatnya jumlah penelitian dosen dan mahasiswa tentang kualitas air, sanitasi, pengelolaan limbah, dan konservasi lingkungan berbasis lokal.
  • Terciptanya produk inovatif seperti sistem pengolahan limbah sederhana, konservasi air hujan, dan model mitigasi bencana berbasis komunitas.
  • Dihasilkannya publikasi ilmiah, paten, dan produk inovasi yang dapat diterapkan dalam pengabdian masyarakat.
3. Sasaran Integrasi Kearifan Lokal:
  • Tersusunnya modul pembelajaran yang memuat aspek budaya dan praktik tradisional pengelolaan lingkungan.
  • Meningkatnya kolaborasi dengan komunitas adat dalam pelaksanaan proyek dan penelitian lingkungan.
  • Terwujudnya proyek tugas akhir dan riset yang berfokus pada pendekatan lokal dalam perlindungan sumber daya alam.
4. Sasaran Penguatan Kemitraan:
  • Terjalinnya kerja sama aktif dengan instansi pemerintah, LSM lingkungan, dan sektor industri dalam pelatihan, magang, dan penelitian kolaboratif.
  • Terlaksananya pengabdian masyarakat di wilayah 3T terkait edukasi lingkungan dan teknologi tepat guna.
  • Terintegrasinya masukan stakeholder dalam perumusan kurikulum dan arah riset program studi.
5. Sasaran Pengembangan Lulusan Unggul:
  • Meningkatnya serapan kerja lulusan di sektor lingkungan, pemerintahan, industri, dan kewirausahaan hijau.
  • Terbentuknya profil lulusan yang memiliki keunggulan akademik, tanggung jawab sosial, dan kemampuan memimpin proyek lingkungan.
  • Terlaksananya program pembinaan soft skills, kepemimpinan, dan inkubator usaha lingkungan bagi mahasiswa.

Strategi Pengembangan

Untuk mencapai visi, misi, tujuan dan sasaran tersebut, maka strategi pengembangan Program Studi Teknik Lingkungan yang dapat diambil antara lain:

  1. kurikulum berbasis OBE dan integrasi prinsip pembangunan berkelanjutan, termasuk modul pembelajaran yang memuat studi kasus Papua dan wilayah 3T.
  2. Peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa melalui pelatihan, studi lanjut, program magang lapangan, dan keterlibatan aktif dalam riset-riset multidisiplin.
  3. Penguatan laboratorium dan fasilitas pendukung untuk riset dan praktik teknik lingkungan, seperti teknologi pengolahan air limbah, pemodelan kualitas air, dan pemantauan pencemaran.
  4. Kolaborasi aktif dengan komunitas adat dan tokoh lokal dalam merancang kegiatan akademik dan penelitian yang relevan dengan konteks sosial dan budaya Papua.
  5. Pembentukan inkubator inovasi dan kewirausahaan lingkungan, sebagai wahana mahasiswa dan alumni untuk mengembangkan solusi praktis atas persoalan lingkungan, serta mendorong kemandirian ekonomi lokal berbasis teknologi tepat guna.
  6. Monitoring dan evaluasi berkelanjutan atas capaian pembelajaran, kualitas lulusan, dan dampak riset, guna menjamin keberlanjutan dan akuntabilitas program studi.

Kompetensi Teknik Lingkungan

Mahasiswa dididik dan dipersiapkan sebagai seorang Sarjana Teknik Lingkungan yang menguasai Pengelolaan Kesehatan dan Keselamatan Lingkungan, Pengelolaan dan Pengendalian Pencemaan (Udara, Air dan Tanah), Pengelolaan Limbah (Padat, Cair dan Gas), dan Perencanaan Bangungan Pengolahan Air Minum, Air Limbah dan Sampah.

Sistem Perkuliahan

Perkuliahan diselenggarakan dengan Sistem Kredit Semester (SKS). Total SKS yang harus ditempuh mahasiswa untuk menyelesaikan studinya yaitu sebanyak 144 SKS dalam waktu 4 tahun (8 semester). Kegiatan perkuliahan dimulai pada pukul 08.00 – 18.00 WIT tiap hari Senin s/d Jumat, kecuali hari Sabtu digunakan untuk Praktikum dan Kegiatan Kemahasiswaan.

Fasilitas Perkuliahan

  • Ruang Kuliah bersama sebanyak 17 lokal
  • Laboratorium Kimia Lingkungan, Laboratorium Mikrobiologi, Laboratorium Teknologi Lingkungan Tepat Guna, Laboratorium Perpetaan, Laboratorium Komputer, Laboratorium Bahasa Inggris
  • Perpustakaan dengan jumlah 1.877 judul buku dan 3.973 eksemplar
  • Hotspot Internet

Beasiswa

Tersedia beasiswa pendidikan bagi mahasiswa berprestasi yang bersumber dari DIKTI, BP MIGAS, PT. Frepoort Indonesia, Pemda Provinsi Papua dan Papua Barat, Bank BRI, Bank Indonesia, dan LPMAK.

Peluang Karir

  • Ahli Teknik Lingkungan
  • Ahli Perancangan Bangunan Pengolahan Air Minum, Air Limbah dan Persampahan
  • Ahli Kesehatan & Keselamatan Lingkungan
  • Ahli Konservasi Tanah dan Air
  • Ahli Restorasi Lingkungan
  • Ahli Ekologi Industri
  • Pengambil Kebijakan Bidang Lingkungan
  • Pengawas Pemenuhan Kualitas Lingkungan
  • Pemerhati Lingkungan Hidup
  • Konsultan Lingkungan
  • Entreprenur Bidang Lingkungan
  • Pegawai Negeri Sipil
  • Dosen dan Peneliti

Tenaga Pendidik / Dosen

  • Dr. Lieza Corsita, ST., MT.
  • Tri Winarno, ST., MT.
  • Alfred B. Alfons, ST., MT.
  • Alberth E.S. Abrauw, ST., M.Sc.
  • Gaspar Bao Balabuana, S.Si, M.Sc
  • Drs. Bambang Suhartawan, M.MT.
  • Sarah Agustina Rumawak, ST, M.Ling
  • Nurul Matin, ST., MT.
  • Dewi Anggraeni, ST., MT.
  • Indah Sari Zulfiana T, ST, MT.

Kemitraan/Kerjasama

Dalam mengembangkan visi dan misinya Program Studi Teknik Lingkungan bekerjasama dengan pihak pemerintah maupun swasta antara lain: PT. Freeport Indonesia, BP LNG Tangguh, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum, BPLH, Dinas Kehutanan dan BB KSDA, DKP, INKINDO, PDAM, Laboratorium Kesehatan Daerah, RSUD, WWF, ESF, dsb.

Alumni Teknik Lingkungan

Lulusan Prodi Teknik Lingkungan USTJ banyak yang sudah bekerja pada:

  • Instansi Pemerintah, sebagai tim ahli lingkungan hidup, baik di departemen teknis maupun non teknis seperti PUPR, ESDM, KLHK, Kimpraswil, Kemendagri, dan PDAM
  • LSM/NGO Lingkungan Hidup
  • Industri, yaitu pada bagian Safety Health & Environment (SHE) terutama sebagai environmental engneer/ manager, misalnya pada industri migas dan pertambangan (BP LNG Tangguh, PT.Freeport Indonesia), dan industri lainnya
  • Konsultan, diantaranya konsultan AMDAL, konsultan perancang bangunan pengolah air minum dan air limbah, dll
  • Wiraswasta, seperti usaha pemnfaatan sampah yang bernilai ekonomis, daur ulang limbah (baik limbah padat maupun cair) dan menjual produk-produk hasil penelitian sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat
  • Tenaga Pendidik/ Dosen serta Peneliti di bidang lingkungan hidup

Kurikulum

Kurikulum yang diterapkan oleh Program Studi Teknik Lingkungan mengacu pada Kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) ditambah dengan kurikulum lokal dan saat ini telah menerapkan pula Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Kurikulum Program Studi Teknik Lingkungan terdiri atas 144 SKS yang terbagi dalam 49 Mata Kuliah Wajib (134 SKS) dan 4 Mata Kuliah Pilihan (10 SKS). Distribusi mata kuliah yang harus ditempuh pada Program Studi Teknik Lingkungan adalah sebagai berikut :

  • Semester I (20 SKS)
  • Semester II (20 SKS)
  • Semester III (20 SKS)
  • Semester IV (21 SKS)
  • Semester V (20 SKS)
  • Semester VI (20 SKS)
  • Semester VII (17 SKS)
  • Semester VIII (6 SKS)